DPRD Pangandaran Imbau Aplikasi Peduli Lindungi Diterapkan Kepada Wisatawan

  • Whatsapp
aplikasi peduli lindungi pangandaran
KETUA DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin.*

Pangandaran – DPRD Kabupaten Pangandaran meminta Pemkab menerapkan aturan syarat aplikasi Peduli Lindungi bagi wisatawan yang masuk ke objek wisata di Pangandaran.

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin mengatakan wisatawan yang masuk ke obyek wisata di Pangandaran harus menunjukan bukti telah divaksin dengan aplikasi Peduli Lindungi.

Bacaan Lainnya

“Ini juga bisa sebagai alat untuk mengukur jumlah pengunjung yang masuk,” kata Asep, Selasa (14/9/2021).

Asep mengakui penerapan syarat menunjukan aplikasi Peduli Lindungi di pintu masuk pantai Pangandaran bukan perkara yang mudah.

Karena pemeriksaan dilakukan secara orang per orang, sementara jumlah wisatawan di akhir pekan bisa mencapai ribuan orang.

Tapi langkah itu harus bisa dilakukan oleh Pemkab Pangandaran, karena sangat efektif untuk mengatur wisatawan yang masuk dalam keadaan sudah menjalani vaksinasi.

“Jadi nanti ketahuan wisatawan yang sudah divaksin itu berapa persen, yang belum berapa dan jumlah total wisatawan yang masuk juga terpantau,” kata Asep.

Lebih lanjut Asep urusan vaksin ini bukan hanya sebagai urusan di Pemerintah Daerah, melainkan vaksin ini menjadi urusan Nasional. “Vaksin ini merupakan urusan nasional dan menjadi tanggung jawab bersama,” kata Asep.

Dengan demikian Pemkab Pangandaran juga harus membuka vaksinasi bagi orang dari luar daerah apalagi Pangandaran daerah wisata.

“Jadi pengunjung yang belum divaksinasi, bisa mendapatkannya saat berwisata di Pangandaran,” ujar Asep.

Dirinya menambahkan para pengunjung yang datang ke obyek wisata Pangandaran dari berbagai daerah dan sulit diketahui kondisi kesehatannya, maka dari itu pemanfaatan aplikasi Peduli Lindungi salah satu konsep agar wisatawan Pangandaran bisa terpantau.

“Dengan konsep aplikasi ini akan mengurangi risiko penularan COVID-19 terhadap warga lokal Pangandaran terutama yang kontak langsung dengan wisatawan,” tambahnya.

Pos terkait