DPRD Pangandaran Minta APBD 2022 Prioritaskan Pemulihan Ekonomi

  • Whatsapp
APBD pangandaran 2022
istimewa

Pangandaran – Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin mengatakan APBD 2022 mendatang harus benar-benar menjadi instrumen untuk mengakomodasi kebutuhan anggaran program pemulihan ekonomi dampak pandemi COVID-19.

Hal itu diungkapkan Asep usai mengikuti rapat paripurna penetapan kesepakatan rancangan KUA PPAS tahun 2022, Senin (6/9/2021). Pada kesempatn itu Pemkab dan DPRD Pangandaran menyepakati Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2022.

Bacaan Lainnya

“Manfaatnya harus lebih banyak untuk kepentingan masyarakat dan berkaitan dengan upaya pemulihan ekonomi imbas pandemi COVID-19,” kata Asep.

Asep menuturkan rancangan KUA PPAS tersebut mengalami penurunan target pendapatan daerah. Yang sebelumnya dipatok di angka Rp 1,5 triliun, kini menjadi Rp 1,039 triliun. Sedangkan untuk rencana belanja daerah sebesar Rp 1,055 triliun.

“Yang menjadi penyebab menurunnya angka itu tentu saja imbas dari pandemi COVID-19. Sehingga anggaran yang disepakati tersebut mengalami penyesuaian-penyesuaian,” tutur Asep.

Meski demikian, DPRD Pangandaran berharap kepada Pemkab supaya anggaran yang cukup minim itu bisa digunakan dengan efektif dan efisien. Yakni harus memihak kepada kepentingan masyarakat, meski mengalami penurunan yang cukup drastis.

“Memilih program prioritas tentunya harus dijalankan oleh Pemkab untuk efektifitas penggunaan anggaran yang minim itu. Dan tentu saja harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata Asep.

Selain itu politik anggaran di tahun 2022 juga jangan sampai melenceng dari visi misi Kabupaten Pangandaran. Rencana pembangunan jangka menengah daerah harus tetap menjadi pedoman.

“Rancangan KUA PPAS harus sesuai dengan RKPD tahun 2022 yang telah disepakati. Ini akan menjadi panduan pemerintah dalam pembuatan produk hukum APBD 2022. Detailnya nanti dibahas lagi,” pungkas Asep.

Pos terkait