Kode Etik Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Mulai Dibahas

  • Whatsapp
kode etik anggota DPRD Kota Tasikmalaya
PANSUS peraturan kode etik anggota DPRD melakukan pembahasan perdana, di ruang Bapemperda. *

Tasikmalaya – Aturan mengenai kode etik anggota DPRD Kota Tasikmalaya tengah dibahas oleh panitia khusus (Pansus). Aturan ini dibuat guna menjaga harkat martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas anggota DPRD.

Pembahasan perdana aturan itu  digelar pada Rabu (22/9/2021) sebagai tindak lanjut dari rapat paripurna tentang peraturan tersebut beberapa hari lalu.

Bacaan Lainnya

Ketua Pansus kode etik DPRD Kota Tasikmalaya Dodo Rosada mengatakan bahwa aturan tersebut diperlukan agar menjadi acuan atau pedoman bagi setiap pimpinan dan anggota DPRD, dalam menjalankan tugasnya baik di lingkungan DPRD maupun saat berinteraksi di lingkungan masyarakat.

“Peraturan kode etik ini lebih spesifik kepada panduan berperilaku bagi setiap anggota dewan dan akan jadi acuan bagi Badan Kehormatan DPRD dalam tata beracara manakala ada laporan atau aduan dari masyarakat terkait perilaku anggota DPRD, ” ujar Dodo usai memimpin rapat pembahasan di ruang Bapemperda.

Dodo menambahkan eksistensi dan marwah lembaga DPRD wajib dipertahankan karena anggota maupun pimpinan DPRD merupakan pejabat publik dimana sikap, perilaku hingga aktivitasnya harus dijaga dengan kode etik.  Kemudian jika peraturan tersebut sudah selesai, akan segera disosialisasikan.

“Masyarakat dari elemen manapun juga nantinya memiliki hak untuk mengontrol hingga melaporkan perilaku anggota DPRD yang dinilai bertentangan dengan kode etik, urakan atau nyeleneh ke Badan Kehormatan, ” kata Dodo.

Mengenai bentuk-bentuk pelanggaran yang berpotensi menjerat setiap pimpinan dan anggota DPRD, Dodo menyebut masih akan melakukan pembahasan.

Saat ini pembahasan masih cukup alot.  Hanya saja dia mencontohkan bahwa ketika para anggota dewan masuk ke tempat hiburan tanpa alasan atau tidak dalam rangka melaksanakan tugas,  ujar dia bisa jadi celah pelanggaran kode etik anggota DPRD Tasikmalaya.

“Hanya yang pasti, kode etik DPRD merupakan norma atau aturan yang merupakan kesatuan landasan etika dengan peraturan perilaku, tindakan maupun ucapan mengenai hal-hal yang diwajibkan, dilarang, atau tidak patut dilakukan oleh seorang anggota DPRD. Dan wajib dipatuhi oleh setiap anggota DPRD selama menjalankan tugas untuk menjaga martabat, kehormatan, citra dan kredibilitas DPRD, ” pungkasnya.*

Pos terkait