Upaya Membangun Sabuk Hijau di Pantai Karangtirta

  • Whatsapp
tanam mangrove pantai karangtirta
PROSES penanaman pohon mangrove di pantai Karangtirtra.*

Pangandaran– Kepala Dinas Sosial sekaligus Pembina Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pangandaran Wawan Kustiawan mengatakan pohon mangrove bisa menjadi green belt atau sabuk hijau bagi pantai. Jika sudah besar dan membentuk rumpun, pohon ini bisa mencegah abrasi pantai yang efektif.

“Selain menjadi green belt juga menjadi ekosistem binatang laut. Selain itu juga bisa menjadi daya tarik wisata. Pantai akan lebih indah dengan keberadaan pohon mangrove,” kata Wawan usai acara peringatan world clean up day dengan melakukan aksi bersih-bersih pantai dan menanam 2.000 bibit pohon mangrove di pantai Karangtirta, Sabtu (18/9/2021).

Bacaan Lainnya

Wawan Kustiawan mengatakan penanaman kali ini merupakan lanjutan dari penanaman yang sudah dilakukan sebelumnya. “Beberapa bulan lalu sudah menanam sekitar 20 ribu pohon mangrove, sekarang tambah lagi sekitar 2 ribu. Untuk menambal sulam, pohon yang gagal tumbuh,” kata Wawan.

Dia mengatakan penanaman mangrove harus dibarengi oleh perawatan berkala. Karena bibit bisa saja rusak sehingga gagal tumbuh. “Yang berat itu merawatnya. Tapi Tagana sudah berkomitmen untuk memeriksa tanaman ini menimal seminggu sekali dan dilakukan secara bergiliran oleh anak-anak Tagana,” kata Wawan.

Wawan menambahkan selain oleh faktor alam, mangrove yang gagal tumbuh juga diakibatkan ulah manusia. “Mungkin karena belum tahu jadi terinjak-injak, makanya harus terus dirawat secara berkala,” kata Wawan. Butuh waktu sekitar 5 tahun agar pohon mangrove itu tumbuh besar dan menjadi kuat.

Selain puluhan anggota Tagana, penanaman juga dilakukan oleh puluhan anggota komunitas mulai dari pelajar, komunitas sepeda, kalangan ibu-ibu dan lainnya.

Seremonial acara juga dihadiri oleh Bupati Pangandaran, Ketua DPRD, Kapolres Ciamis serta sejumlah pejabat lainnya. Mereka juga turun untuk melakukan penanaman pohon mangrove tersebut.

“Tentu kami apresiasi kiprah rekan-rekan Tagana ini. Karena mangrove sangat penting untuk mencegah abrasi. Hutan mangrove juga bisa membawa manfaat bagi masyarakat, karena bisa menjadi tempat bertelur udang dan hewan laut lain. Makanya masyarakat juga harus ikut merawat,” kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.

Pos terkait