Bursa Calon Ketua Asprov PSSI Jabar Mulai Menghangat

  • Whatsapp
Calon Ketua Asprov PSSI Jabar
CALON Ketua Asprov PSSI Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati (RHD)

Tasikmalaya – Bursa calon Ketua Asprov PSSI Jawa Barat mulai menghangat. Sejumlah nama mulai bergerilya menggalang dukungan.

Pemilik hak suara yang terdiri Askab PSSI Kota/Kabupaten serta klub anggota di wilayah Priangan Timur jadi incaran bakal calon yang digadang-gadang bakal berlaga di ajang kongres Luar Biasa (KLB) Asprov Jabar, November 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum Persitas Tasikmalaya Basuki Rahmat tak menampik bila pendekatan dari sejumlah kandidat mulai mampir. Salah satunya Rahmat Hidayat Djati (RHD) yang santer diberitakan serius untuk maju pada bursa KLB tersebut.

Malah, Kamis (30/9) ini, pria yang akrab disapa Rahmat Tole ini direncanakan bertemu para pemilik suara di wilayah Priangan Timur yang terdiri dari Askab Kab. Tasikmalaya, Garut, Pangandaran, Askot Kota Tasikmalaya, Banjar serta Persitas, Persikotas, PSGC, Persigar, Tasik Raya, Galuh FC dan lainnya.

Uki, sapaan akrabnya merespon itikad baik dari RHD yang mau datang dan menampung aspirasi dan masukan dari para anggotanya.

“Minimal kita bakal punya gambaran mengenai komitmen sang kandidat. Dalam diskusi nanti, kita juga¬† bisa menakar sejauh mana kemampuan dan wawasan kandidat itu ketika diberi amanah untuk menahkodai organisasi ini,” ujar Uki.

Hanya saja kepada siapapun yang terpilih jadi Ketua Asprov PSSI Jabar, Uki berharap minimal harus menghidupkan iklim kompetisi.

Guna merealisasikan itu, Ketua Asprov minimal harus bisa mendorong dan memfasilitasi adanya stadion utama serta minimal empat stadion pendukung di setiap daerah.

Dia yakin sepakbola bisa berkembang manakala infrastruktur pendukung terutama stadion tersedia. “Dengan adanya stadion, saya kira kompetisi bisa berjalan dan bisa dikemas menjadi sebuah industri atau pendekatan bisnis yang kelak bisa menghidupi klub,” kata dia.

Menurut dia, dengan jumlah penduduk terbanyak di tanah air, sangat ironis ketika menyaksikan klub asal Jabar yang berlaga di Liga I Indonesia atau dua hanya diwakili Persib Bandung, Persikabo (Liga I) serta PS kota Cimahi (Liga II).

“Hal ini harus jadi perhatian Ketua Asprov ke depan agar klub yang berlaga di Liga I atau 2 dari Jawa Barat terus bertambah, ” kata dia.

Rahmat sendiri diprediksi maju karena sudah mengantongi persyaratan lengkap serta tidak pernah atau sedang terkena sanksi Komisi Disiplin PSSI (Komdis) sebagai persyaratan baru bagi para calon.

Sebelum masuk di kepengurusan Asprov PSSI Jawa Barat periode 2017-2021, RHD pernah disibukan di salah klub di Karawang. Di kepengurusan Asprov PSSI Jawa Barat pimpinan Tommy Apriantono, RHD duduk sebagai Komisi Tetap (Komtap) keuangan.

“Di luar pendekatan bisnis dalam menggerakan iklim kompetisi, sinergi dan kolaborasi lima unsur kekuatan dalam mendorong potensi olahraga mulai pemerintah, pelaku usaha, akademisi, supoter/komunitas dan media harus benat-benar diperkuat, ” kata Uki.

Pos terkait