Program Gema Madani Bantu Masyarakat Hindari Imbas Pandemi

  • Whatsapp
program gema madani tasikmalaya
PESERTA melakukan praktek menanam sayuran.*

Tasikmalaya – Banyaknya produk yang dihasilkan masyarakat yang terlibat dalam Program Gema Madani Simpati Kota Tasikmalaya tahun 2021 membuat  program yang menjadi janji politik pasangan kepala daerah Budi-Yusuf mulai mendekati harapan.

Dengan kemampuan masyarakat yang bisa meracik beragam makanan olahan setelah pelatihan tata boga dan memproduksi sejumlah komoditas sayuran lewat kegiatan pembinaan kawasan sadar inflasi menjadi modal berharga bagi masyarakat untuk segera bangkit dari keterpurukan.

Bacaan Lainnya

“Program pelatihan tata boga yang tampak cukup menonjol, dimana banyak TPK (tim pelaksana kegiatan tingkat kelurahan) yang langsung melanjutkan proses produksi setelah mengikuti pelatihan. Kualitas produknya pun banyak yang menarik serta diyakini layak pasar,” ungkap Solahudin, S.Ag, Koordinator Program Gema Madani Kota Tasikmalaya usai menghadiri acara Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Sadar Inflasi di TPK Gema Madani Kelurahan Sirnagalih, Kamis (7/10) di Aula Serbaguna Kelurahan Sirnagalih.

Acara yang dibuka Camat Indihiang Nanang Iskandar itu diikuti 30 orang peserta di wilayah Sirnagalih dengan menghadirkan narasumber aktivis pertanian dari Forum Gapoktan Kota Tasikmalaya Tintin Rostiningsih, SP.

Potensi produk yang dihasilkan dari kegiatan pembinaan dan pengembangan kawasan sadar inflasi juga bisa mendorong pendapatan para peserta.

Mereka bisa menghasilkan produk budidaya pertanian berupa sayuran dan tanaman hortikultura yang ditanam di pekarangan rumah.

Dengan hasil pertanian tersebut, masyarakat bisa mengurangi pengeluaran keluarga untuk memenuhi kebutuhan pasokan sayuran mulai pakcoy, tomat, cabe rawit, kangkung dan komoditas lainnya yang mereka tanam dengan memanfaatkan pekarangan.

“Memang menanam sayuran prosesnya butuh waktu untuk jadi uang, kecuali fokus pada penyediaan bibit,” ujar Gus Solah, sapaan akrabnya yang didampingi Asisten Koordinator Program Gema Madani wilayah Indihiang Drs. Rasyidin.

Tetapi kemampuan mulai teknik penyemaian, pengolahan media tanam hingga pemeliharaan, kata dia, diharapkan jadi modal bagi mereka untuk mencoba keluar dari jurang krisis. “Peserta pun diharapkan menularkan skill yang diperolehnya kepada tetangga atau warga di lingkungannya,” kata Rasyidin.

program gema madani tasikmalaya
Peserta foto bersama usai acara.*

Program Gema Madani Menyebar di 56 Kelurahan

Hingga saat ini, program pelatihan mulai tata boga, pembinaan kawasan sadar inflasi maupun pembentukan Satgas COVID-19 tingkat RT dan RW sudah dilaksanakan di 56 Kelurahan.

Ketua TPK Gema Madani Simpati Kelurahan Sirnagalih, M. Ridwan mengatakan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk memberi pemahaman, pengetahuan serta memotivasi masyarakat untuk membangun kemandirian konsumsi dan ketahanan pangan melalui budi daya tanaman sayuran di pekarangan.

“Kegiatan ini pun diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat menjadi kawasan lingkungan yang berkontribusi dalam menstabilkan inflasi daerah melalui pemanfaatan pekarangan,” ujarnya. Selain teori, para peserta juga langsung praktek melakukan penyemaian tanaman yang dipandu narasumber. *

Pos terkait