Bupati Pangandaran Menyurati Warga yang Belum Vaksinasi

  • Whatsapp
vaksinasi pangandaran
PETUGAS medis tengah menyuntikan vaksinasi kepada warga Pangandaran.*

Pangandaran – Pemkab Pangandaran terus melakukan berbagai cara untuk mempercepat vaksinasi. Setelah mengerahkan semua dinas untuk membantu percepatan vaksinasi, kini warga yang belum menjalani vaksinasi dikirim surat undangan.

Tak tanggung-tanggung, surat undangan vaksinasi itu ditandatangani oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata. Diharapkan dengan undangan khusus dari Bupati itu, masyarakat yang sebelumnya ogah-ogahan menjalani vaksinasi jadi tergugah.

Bacaan Lainnya

“Kami kirim surat kepada masyarakat yang belum divaksin, saya langsung yang menandatangani. Artinya masyarakat diundang langsung oleh saya, mudah-mudahan mereka jadi mau berangkat untuk divaksinasi,” kata Jeje Wiradinata, Selasa (12/10/2021).

Dia mengatakan sudah melayangkan sekitar 170 ribu surat undangan vaksinasi atas nama Bupati Pangandaran.

Selain itu, Pemkab juga meminta pemerintah desa untuk menandai rumah warga yang belum menjalani vaksinasi. Selain untuk memetakan jumlah warga yang belum vaksinasi, penandaan ini diharapkan bisa menggugah kesadaran masyarakat yang belum vaksinasi.

“Vaksinasi harus secepatnya dituntaskan, apalagi sekarang ramai wacana adanya potensi gelombang ketiga di akhir tahun. Kita harus gerak cepat. Terlepas benar atau tidaknya potensi lonjakan di akhir tahun, yang penting kita semua harus sudah vaksinasi,” kata Jeje.

Jeje mengatakan realisasi vaksinasi dosis 1 di Pangandaran sudah mencapai angka 68 persen. Dia optimistis dalam pekan ini, target 70 persen bisa tercapai.

“Setelah target 70 persen vaksinasi tingkat Kabupaten tercapai, maka target itu akan kita breakdown, menjadi target 70 persen di tingkat desa bahkan sampai ke tingkat RT dan RW,” kata Jeje.

Dia mengakui saat ini masih banyak desa-desa yang capaian vaksinasinya masih dibawah 60 persen bahkan ada yang dibawah 50 persen. Sehingga masyarakat di wilayah-wilayah tersebut akan menjadi perhatian khusus, termasuk dikirimi surat undangan oleh Bupati dan rumahnya ditandai.

“Memang ada keluhan kelelahan dari petugas vaksinasi karena selama ini mereka tak libur seperti pegawai lainnya. Sabtu mereka masih kerja, Minggu baru libur. Kemarin saya semangati mereka, nanti kalau target sudah tercapai baru boleh libur Sabtu dan Minggu,” katanya.

Pos terkait