Semangat “Mari Bung Rebut Kembali” di Muscab PPP Kota Tasik

  • Whatsapp
muscab ppp kota tasikmalaya
JANI Wijaya (kanan) mendapat ucapan selamat dari kader PPP H. Yanto Oce. *

Tasikmalaya – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kota Tasikmalaya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V yang digelar di Pangandaran, Selasa-Rabu (12-13/10/2021).

Dalam agenda suksesi internal tersebut mencuat tagline “Mari Bung Rebut Kembali”. Sebuah semangat mengulang kejayaan dari segenap jajaran PPP Kota Tasikmalaya.

Bacaan Lainnya

PPP Kota Tasikmalaya bertekad untuk merebut kembali kursi Ketua DPRD dan jabatan Wali Kota di kontestasi politik tahun 2024. Sebagaimana diketahui PPP Kota Tasikmalaya saat ini kehilangan 2 posisi paling strategis tersebut.

Sementara itu terkait hasil Muscab sendiri,  Sekretaris DPC PPP Kota Tasikmalaya H. Jani Wijaya memastikan diri menjadi salah seorang formatur.

Dia yang mewakili DPC PPP akan bersama-sama Ahmad Hanafiah (Ketua PAC Purbaratu), H. Nono (Ketua PAC Kawalu) serta perwakilan dari DPW dan DPP diberi mandat untuk menyusun kepengurusan lima tahun ke depan.

Meski belum dipastikan jadi Ketua DPC, peluang H. Jani untuk menjadi Ketua DPC sangat terbuka lebar. “Arahnya memang ke beliau (H.Jani), namun untuk kepastiannya nanti tergantung musyawarah lima formatur yang telah terpilih, ” ungkap Ketua OC Muscab Drs. H. Ajat Sudrajat.

Pun demikian untuk posisi sekretaris, bendahara maupun pengurus lain akan dirumuskan oleh formatur selambat-lambatnya 20 hari setelah Muscab.

Pelaksanaan Muscab yang turut dipandu Ketua SC H. Hilman sendiri berjalan lancar. Laporan pertanggungjawaban dari pengurus periode lama, diterima peserta musda, termasuk dari majelis syariah, majelis pakar, para pengurus anak cabang dan lainnya.

Acara tampak dihadiri para pengurus DPC PPP se Priangan Timur serta para petinggi partai di Tasikmalaya.

Jani Wijaya Siap Jadi Ketua DPC Kota Tasikmalaya

H. Jani Wijaya mengaku siap bila forum musyawarah formatur menunjuknya jadi Ketua DPC.  Namun ia kembali menyerahkan keputusan dari tim formatur yang tentu memiliki pandangan maupun penilaian yang harus diapresiasi.

Hanya yang penting siapapun yang dipilih jadi Ketua DPC, ia berharap momentum  pelaksanaan musda yang berjalan nyaris tak ada gejolak menjadi modal tersendiri bagi PPP untuk meraih kemenangan di tahun politik 2024 mendatang.

“Ini jadi bukti bahwa DPC mengimplementasikan prinsip perjuangan PPP yang mengutamakan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Jani.

Menurut dia, kontestasi internal biasanya memunculkan friksi dan polemik yang justru kontraproduktif dengan misi partai yang berharap adanya kebersamaan, saling menguatkan dan penuh kekeluargaan.

“Jadi Muscab yang dinamis tanpa kegaduhan seperti saat ini harus diapresiasi. Kita tidak akan disibukkan untuk melerai pertikaian pasca Muscab, tetapi kemudi partai justru bisa langsung dibawa ngacir,” ujar Jani.

Sebagai calon pengurus inti di DPC PPP dirinya bertekad akan sekuat tenaga mengulang kejayaan PPP di Kota Tasikmalaya sesuai  tagline Muscab, Bersama: Mari Bung Rebut Kembali.

 

Pos terkait